ROKAN HILIR – Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Totok Sutriono, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Rokan Hilir (Rohil) untuk memantau langsung perkembangan pembangunan gedung Koperasi Merah Putih, Selasa (7/4/2026) di Bagansiapiapi.
Dalam kunjungannya, Jenderal bintang satu ini memuji kekayaan alam Rokan Hilir yang dinilainya sangat luar biasa, mulai dari sektor perkebunan sawit, pertanian sawah, hingga potensi kelautan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mengelola potensi tersebut demi kesejahteraan bersama.
"Potensi Rokan Hilir ini sangat besar. Kita perlu kolaborasi agar potensi ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika masyarakat sejahtera, pembangunan infrastruktur seperti jalan rusak pun bisa teratasi dengan baik. Intinya, manfaatkan potensi wilayah dengan maksimal," ujar Brigjen TNI Totok Sutriono.
Selain membahas ekonomi, Brigjen Totok juga memberikan kabar gembira terkait penerimaan prajurit TNI. Beliau menjelaskan bahwa peluang bagi putra daerah untuk mengabdi sangat terbuka lebar dengan frekuensi pembukaan pendaftaran hingga tiga kali dalam setahun, baik untuk level Tamtama maupun Bintara.
"Manfaatkan peluang ini untuk putra-putra terbaik Rokan Hilir. Namun harus disiapkan fisiknya, jangan hanya sekadar ikut tes. Masuk TNI itu tidak membayar. Kuota kita cukup besar, untuk Bintara sekitar 360 orang per tahun dan Tamtama mencapai 750 orang untuk wilayah Kodam kita," tegasnya.
Menanggapi kunjungan tersebut, Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, BBA., MBA., menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, kehadiran petinggi TNI ke Rohil memberikan dampak positif bagi perhatian pembangunan di daerah.
"Semakin banyak Jenderal yang datang, semakin baik bagi Rokan Hilir agar kondisi daerah kita semakin terlihat di pusat. Peluang yang disampaikan Pak Jenderal tadi sangat banyak, sekarang tergantung kita. Ayo masyarakat Rohil kita kompak memanfaatkan momentum kekayaan negeri ini untuk kemajuan kita bersama," ajak Jhony Charles. (rif)

